Hubungan Persepsi Demonstrasi dengan Respons Belajar Fiqih Fardu Kifayah pada Mahasiswa PAI
DOI:
https://doi.org/10.47709/geci.v3i2.9767Abstract
Latar belakang: Persepsi mahasiswa terhadap demonstrasi perlu dibedakan dari kemampuan praktik Fiqih. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan respons belajar serta menelaah hubungannya dengan persepsi pelaksanaan demonstrasi pada materi fardu kifayah.
Metode penelitian: Penelitian kuantitatif deskriptif korelasional dilaksanakan di IAI Miftahul Ulum Tanjungpinang pada November 2025–Januari 2026. Sebanyak 73 mahasiswa dari populasi 233 mahasiswa PAI dinyatakan dipilih melalui purposive sampling. Data diperoleh menggunakan angket Likert lima tingkat; analisis yang dilaporkan menggunakan korelasi Pearson.
Hasil penelitian: Korelasi yang dilaporkan adalah r = 0,720 dengan p < 0,001. Kuadrat r sebesar 51,84% merupakan turunan koefisien, bukan pengaruh kausal. Pada satu item pemahaman melalui praktik, 68 dari 73 responden (93,2%) memilih setuju atau sangat setuju. Statistik item ini tidak mewakili skor keseluruhan variabel. Pemisahan konstruk, reliabilitas tiap variabel, dasar pemilihan sampel, dan asumsi korelasi belum dapat diverifikasi dari pelaporan yang tersedia.
Kesimpulan: Temuan menunjukkan asosiasi yang dilaporkan antara dua skor persepsi. Kekuatan hubungan secara substantif belum dapat dipastikan sebelum audit item dan analisis data berpasangan dilengkapi. Hasil tidak membuktikan peningkatan pengetahuan atau penguasaan praktik fardu kifayah.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Arum Rayana, Suhardiman , Uray Ferry Haryanto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



