Strengthening the Moral Value of PPKn Learning as an Effort to Prevent Bullying at SMPN 2 Padangan Class 7C

Penguatan Nilai Moral Pembelajaran PPKn sebagai Upaya Pencegahan Bullying di SMPN 2 Padangan Kelas 7C

Authors

  • Reskhy Illhammi Eka Putri Universitas PGRI Madiun
  • Nuswantari Nuswantari Universitas PGRI Madiun
  • Yuni Harmawati Universitas PGRI Madiun

DOI:

https://doi.org/10.47709/educendikia.v6i02.9216

Keywords:

Bullying Prevention, Education Learning, Pancasila and Citizenship, Strengthening Moral Values

Abstract

The phenomenon of bullying at the junior high school level continues to increase every year and has the potential to damage the learning climate and psychosocial development of students. Pancasila and Citizenship Education Learning (PPKn) has a strategic position as a space to strengthen moral values, empathy, and tolerance that can prevent bullying behavior, especially for grade 7C students of SMPN 2 Padangan who are in a period of social and emotional transition. This study uses a descriptive qualitative approach with data collection techniques in the form of in-depth interviews with PPKn teachers and 24 students of class 7C, direct observation during the learning process, and a study of school policy and curriculum documentation related to bullying prevention. PPKn teachers apply moral values through contextual and dialogical approaches, such as discussions of moral dilemmas, exemplary attitudes, and the use of interactive learning media. This implementation is influenced by internal factors, namely self-concept, knowledge about bullying, and student self-control, as well as external factors, namely school culture, teacher examples, counseling guidance service support, community and parent involvement, and learning media. Students' perceptions of strengthened moral values show a positive response in the form of increased empathy, tolerance, and courage to reprimand peers' negative behavior. PPKn learning that emphasizes the internalization of moral values dialogically and contextually, supported by interrelated internal and external factors, has been proven to contribute significantly to preventing bullying behavior and shaping the citizenship character of grade 7C students of SMPN 2 Padangan.

References

Ahmad, A. (2025). Efektivitas layanan konseling kelompok dengan teknik self control untuk mengurangi perilaku bullying di SMP Negeri 1 Batauga. Journal of Counseling Intervention & Assessment (JCIA), 1(1), 1–6.

Aljannah, S., Normansyah, A. D., & Khoerudin, C. M. (2024). Mengembangkan lingkungan sekolah yang bebas bullying melalui pembelajaran PPKN. Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research, 1(3c), 1338–1349.

Amri, A., & Hasibuan, A. T. (2025). Hak dan kewajiban negara anak: Mengimplementasikan pendidikan dan kewarganegaraan dalam pencegahan bullying di SD. MUDABBIR Journal Research and Education Studies, 5(1), 359–370.

Astuti, P. Y. (2023). Peran guru dalam menanamkan pandangan anti bullying dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di sekolah dasar Palengaan Laok. Larisa Penelitian Multidisiplin, 1(2), 8–15.

Bandura, A. (1997). Social Learning Theory. Prentice Hall.

Batubara, A. S. P., Endarwati, A., Siagian, N., Yunita, S., & Hodriani, H. (2022). Peran guru PPKn dalam mencegah terjadinya bullying pada siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Percut Sei Tuan tahun pelajaran 2020/2021. Jurnal Kewarganegaraan, 19(1), 33.

Blumer, H. (1969). Symbolic interactionism: Perspective and method. Prentice-Hall.

Damayanti, S., Suryadi, K., & Tanszhil, S. W. (2024). Pendidikan kewarganegaraan dalam program sekolah ramah anak: Kajian literatur terhadap hubungan dengan pencegahan bullying. Widya Wacana: Jurnal Ilmiah, 19(1), 1–8.

Fadil, K. (2023). Peran guru dalam penanaman sikap anti bullying verbal dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di sekolah dasar. Attadrib: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 6(1), 123–133.

Fadilah, S. N., & Aisyah, S. (2025). Guidance and counseling teachers’ strategies in handling bullying behavior at SMP Negeri 1 Balongan Indramayu. Journal of Psychology, Counseling and Education, 3(3), 254–260.

Hanyfah, S., Fernandes, G. R., & Budiarso, I. (2022). Penerapan metode kualitatif deskriptif untuk aplikasi pengolahan data pelanggan pada car wash. In Seminar Nasional Riset dan Inovasi Teknologi (SEMNAS RISTEK) (Vol. 6, Number 1).

Hudi, I., Zahwa, D. A., Maharani, N., Angelita, L., & Aprilia, R. B. D. (2026). Program edukasi pencegahan perilaku bullying atau perundungan di SMP Negeri 20 Pekanbaru. Jurnal Padamu Negeri, 3(1), 87–93.

Imanina, K. (2020). Penggunaan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitis dalam PAUD. Jurnal AUDI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Anak Dan Media Informasi PAUD, 5(1), 45–48.

Kohlberg, L. (1984). The Psychology of Moral Development: The Nature and Validity of Moral Stages. Harper & Row.

Koyan, I. W. (2014). Metodologi penelitian kualitatif. Undiksha Singaraja.

Lazuardi, K., & Usriyah, L. (2025). Implementasi nilai-nilai akhlak dalam layanan bimbingan kelompok untuk mengatasi bullying pada siswa SMP Al-Furqan Jember. IJIT: Indonesian Journal of Islamic Teaching, 8(2), 499–514.

Lenti, F. A., Randem, M., Nugroho, R. A., Setiani, P. P., Amrullah, H., & Muliyono, N. (2025). Sosialisasi budaya anti bullying berbasis interaksi sosial di SMP Dharma Wanita 02 Wajak melalui program pengabdian masyarakat berbasis potensi (PMBP). Jurnal Masyarakat Madani Indonesia, 4(3), 470–478.

Mead, G. H. (1934). Mind, self, and society: From the standpoint of a social behaviorist. University of Chicago Press.

Mutiasari, M., Hapsari, W., & Setiawan, B. (2025). Peran konsep diri dan konformitas dengan perilaku bullying remaja di SMP Muhammadiyah Purworejo. Liberosis: Jurnal Psikologi Dan Bimbingan Konseling, 16(3), 1–10.

Naiborhu, M., & Manullang, M. (2022). Upaya guru PKN dalam mencegah perilaku bullying di SMA Swasta Immanuel Kelurahan Madras Hulu Kecamatan Medan Polonia Kota Medan. Jurnal Darma Agung, 30(1), 384–414.

Nopita, D., & Nelyahardi, Y. (2025). Dampak perilaku bullying verbal terhadap kepercayaan diri siswa SMP N 3 Batang Hari. Integrative Perspectives of Social and Science Journal, 2(3), 4349–4356.

Pratiwi, E. F., Sa’aadah, S. S., Dewi, D. A., & Furnamasari, Y. F. (2021). Implementasi pendidikan kewarganegaraan melalui nilai pancasila dalam menangani kasus bullying. Jurnal Basicedu, 5(6), 5472–5480.

Puspitasari, I., Hermawan, I. C., & Indriyani, D. (2023). Peranan guru PPKn dalam menanggulangi bullying di SMP Negeri 4 Cibeber. Jurnal Pendidikan Politik, Hukum Dan Kewarganegaraan, 13(2), 103–119.

Rapiq, R. N., & Nasution, S. (2026). Studi literatur tentang perilaku bullying pada siswa sekolah menengah pertama. Indonesian Journal of Counseling and Assessment, 1(1), 1–12.

Sari, N., & Devra, D. D. (2024). Peran pendidikan kewarganegaraan (PKn) dalam mengatasi kasus bullying pada peserta didik. Diklat Review: Jurnal Manajemen Pendidikan Dan Pelatihan, 8(1), 82–87.

Simatupang, A. P., Hasibuan, U. M., & Saragih, N. A. S. (2025). Implementasi layanan dasar bimbingan klasikal dalam mencegah bullying dan perundungan di kelas VIII SMP Negeri 13 Medan. Mesada: Journal of Innovative Research, 2(2), 649–653.

Susanti, R., Klaudia, A. I., Figurita, D., & Putri, F. E. (2025). Penyuluhan dan kampanye anti-bullying ‘Stop bullying, jadilah teman yang baik’ pada siswa SMP: Strategi preventif perilaku kekerasan di sekolah. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 3(10), 5903–5908.

Usmaedi, S., & Mualimah, E. N. (2021). Optimalisasi pendidikan kewarganegaraan dalam mengatasi perilaku bullying siswa sekolah dasar. SUPREMASI: Jurnal Pemikiran, Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, Hukum Dan Pengajarannya, 16(1), 100–107.

Utsman, A. (2024). Implementasi Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan untuk menguatkan karakter siswa sebagai tindakan preventif bullying di sekolah dasar. Jurnal Jaringan Penelitian Pengembangan Penerapan Inovasi Pendidikan (Jarlitbang), 195–206.

Wahyuningrum, S. (2017). Pengembangan nilai cinta damai untuk mencegah bullying di sekolah dalam rangka membentuk karakter kewarganegaraan (Studi kasus di SD Negeri Begalon II Surakarta). Jurnal PPKn, 5(1), 1079–1097.

Yugita, I., Hermiati, D., & Tranado, H. (2025). Faktor-faktor yang berhubungan dengan pengetahuan siswa kelas VIII tentang bullying di SMP Negeri 05 Kota Bengkulu tahun 2024. Jurnal Multidisiplin, 2(1), 73–84.

Yuliani, W. (2018). Metode penelitian deskriptif kualitatif dalam perspektif bimbingan dan konseling. QUANTA: Jurnal Kajian Bimbingan Dan Konseling Dalam Pendidikan, 2(2), 83–91.

Yunita, Y., & Mujib, A. (2025). Edukasi pencegahan bullying bagi siswa SMP Al-Firdaus Batanghari. Adzkiya: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 10–18.

Downloads

Published

2026-08-04

How to Cite

Putri, R. I. E., Nuswantari, N., & Harmawati, Y. (2026). Strengthening the Moral Value of PPKn Learning as an Effort to Prevent Bullying at SMPN 2 Padangan Class 7C: Penguatan Nilai Moral Pembelajaran PPKn sebagai Upaya Pencegahan Bullying di SMPN 2 Padangan Kelas 7C. Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 6(02), 1754–1765. https://doi.org/10.47709/educendikia.v6i02.9216

Similar Articles

<< < 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.