Deteksi Anomali dan Evaluasi Keadilan Akses pada Sistem Distribusi BBM Subsidi Berbasis QR Code
Anomaly Detection, QR Code, Fuel Subsidy Distribution, Isolation Forest, False Blocking Rate, Fairness Analysis
DOI:
https://doi.org/10.47709/mda.v3i1.8692Keywords:
Anomaly Detection, QR Code, Fuel Subsidy Distribution, Isolation Forest, False Blocking Rate, Fairness AnalysisAbstract
Penerapan sistem berbasis QR Code dalam distribusi BBM subsidi bertujuan meningkatkan ketepatan penyaluran dan mengurangi kecurangan, namun berpotensi menimbulkan permasalahan berupa pemblokiran akses terhadap pengguna yang sah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model deteksi anomali sekaligus mengevaluasi keadilan akses dalam sistem tersebut. Metode yang digunakan adalah Isolation Forest sebagai pendekatan utama dalam mendeteksi anomali, dengan K-Nearest Neighbor (KNN) sebagai metode pembanding. Dataset yang digunakan merupakan data simulasi yang merepresentasikan pola transaksi BBM berbasis QR Code. Evaluasi model dilakukan menggunakan metrik akurasi dan False Blocking Rate (FBR), serta analisis fairness berdasarkan kelompok pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model mampu mendeteksi anomali transaksi secara efektif, namun masih ditemukan nilai false blocking pada pengguna yang sah. Analisis fairness mengungkapkan adanya variasi FBR antar kelompok pengguna berdasarkan jenis kendaraan dan lokasi transaksi, yang menunjukkan potensi bias dalam sistem. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan sistem yang tidak hanya berfokus pada akurasi, tetapi juga mempertimbangkan aspek keadilan akses. Penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi antara deteksi anomali dan evaluasi fairness dalam sistem distribusi BBM subsidi berbasis teknologi.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Khoiruddin Harahap; Habib Harahap

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Lisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial (CC BY-NC) adalah salah satu dari enam lisensi utama yang disediakan oleh Creative Commons. Lisensi ini mengizinkan pengguna untuk menggunakan, mendistribusikan, dan mengadaptasi karya dengan syarat-syarat tertentu. Berikut adalah penjelasan mendetail mengenai lisensi CC BY-NC:
Apa yang Diizinkan oleh CC BY-NC:
-
Penggunaan dan Distribusi:
- Pengguna dapat menggunakan dan mendistribusikan karya secara bebas, asalkan penggunaannya tidak bersifat komersial. Penggunaan komersial mencakup aktivitas apa pun yang bertujuan untuk keuntungan komersial atau kompensasi finansial.
-
Adaptasi dan Modifikasi:
- Pengguna diperbolehkan untuk mengadaptasi, mengubah, atau membuat karya turunan dari karya asli, asalkan adaptasi tersebut juga digunakan untuk tujuan non-komersial.
-
Atribusi:
- Setiap kali karya asli atau karya turunan digunakan, pengguna harus memberikan atribusi yang sesuai kepada pencipta asli. Ini termasuk menyebut nama pencipta, memberikan link ke lisensi, dan mengindikasikan apakah ada perubahan yang dibuat pada karya tersebut.
Apa yang Tidak Diizinkan oleh CC BY-NC:
- Penggunaan Komersial:
- Lisensi ini secara tegas melarang penggunaan karya untuk tujuan komersial. Ini berarti karya tidak dapat digunakan untuk menghasilkan pendapatan atau keuntungan tanpa izin tambahan dari pencipta asli.
Syarat Atribusi:
- Nama Pencipta: Nama pencipta asli harus disebutkan.
- Judul Karya: Judul asli dari karya harus disebutkan.
- Link ke Karya Asli: Jika memungkinkan, link atau URL ke karya asli harus disediakan.
- Link ke Lisensi: Tautan ke lisensi CC BY-NC harus disertakan.
- Indikasi Perubahan: Harus jelas apakah ada perubahan yang dilakukan pada karya asli.



