Hubungan Status Gizi Terhadap Usia Menarche Pada Remaja Putri : Literature Review
DOI:
https://doi.org/10.47709/healthcaring.v3i2.6050Keywords:
Literature Review, Remaja Putri, Status Gizi, Usia MenarcheAbstract
Menarche atau menstruasi pertama merupakan salah satu indikator penting dalam perkembangan reproduksi remaja putri. Usia terjadinya menarche dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah status gizi. Status gizi yang tidak seimbang, baik kekurangan maupun kelebihan dapat menyebabkan menarche terjadi lebih awal atau lebih lambat, yang pada akhirnya akan berdampak pada kesehatan fisik dan psikologis remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menyimpulkan hasil dari berbagai artikel ilmiah mengenai hubungan antara status gizi terhadap usia menarche pada remaja putri. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan menganalisis 10 artikel yang diperoleh dari database Google Scholar dan telah terakreditasi SINTA 1–4. Kriteria inklusi meliputi artikel yang diterbitkan dalam kurun waktu 2015–2025, berbahasa Indonesia, menggunakan subjek remaja putri yang telah mengalami menarche, dan dalam kondisi kesehatan yang baik.
Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata usia menarche remaja putri berada pada kisaran 11–12 tahun. Sebagian besar remaja yang mengalami menarche memiliki status gizi baik (51,23%). Dari sepuluh artikel yang ditelaah, delapan artikel menunjukkan adanya hubungan signifikan antara status gizi dengan usia menarche. Berdasarkan 10 artikel tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi dan usia menarche pada remaja putri. Peningkatan atau penurunan status gizi dapat mempercepat atau menunda waktu terjadinya menarche. Oleh karena itu, pemantauan status gizi remaja sangat penting untuk mendukung kesehatan reproduksi yang optimal.
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Tri Ratnasari, Elida Soviana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.



