Manajemen Pimpinan Pesantren dalam Mewujudkan Kesehatan Lingkungan Santri di Pondok Pesantren Al-Jauharen Kota Jambi

Authors

  • Nur Habibullah STAI An-Nadwah Kuala Tungkal

DOI:

https://doi.org/10.47709/educendikia.v2i02.1714

Keywords:

Manajemen, Pimpinan Pesantren, Kesehatan Santri

Abstract

Pengembangan pondok pesantren dilakukan meliputi salah satu aspek yaitu pengelolaan kesehatan lingkungan santri. Menurut Badri, sampai saat ini sebagian Pesantren tumbuh dalam lingkungan yang kumuh, seperti: tempat mandi dan WC yang kotor, lingkungan yang lembab, dan sanitasi yang buruk. Temuan Depkes tahun 2007, perilaku tidak sehat, seperti menggantung pakaian di kamar, tidak membolehkan pakaian santri perempuan dijemur di bawah terik matahari, dan saling bertukar pakai benda pribadi seperti sisir dan handuk. Metode penelitian kualitatif adalah metode penlitian yang berlandaskan pada filsafat postpositivisme, digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek yang alamiah, (sebagai lawannya adalah eksperimen) dimana peneliti adalah sebagai instrumen kunci, pengambilan sampel sumber data dilakukan secara purposive sampling, teknik pengumpulan dengan trainggulasi (gabungan), analisi data bersifat indukatif/kualitatif, dan hasil penelitian lebih  menekankan makna  dari pada generalisasi. Pimpinan pondok pesantren dalam mengelola kesehatan lingkungan santri di Pondok Pesantren Al-Jauharen Kota Jambi belum akuntabel karena masih lemah dukungan dari semua pihak (wali santri, masyarakat, pemerintah dan santri) dalam mengatasi berbagai permasalahan kesehatan lingkungan yang ada.

Downloads

Published

2022-09-10

How to Cite

Habibullah, N. . (2022). Manajemen Pimpinan Pesantren dalam Mewujudkan Kesehatan Lingkungan Santri di Pondok Pesantren Al-Jauharen Kota Jambi. Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 2(02), 415–420. https://doi.org/10.47709/educendikia.v2i02.1714