PENYULUHAN KESEHATAN HIPERTENSI DAN PENERAPAN RELAKSASI PROGRESIF PADA LANSIA DI MEDAN ESTATE
DOI:
https://doi.org/10.47709/hcs.v4i1.9255Keywords:
hipertensi, lansia, penyuluhan kesehatan, relaksasi otot progresif, tekanan darah.Abstract
Hipertensi merupakan salah satu penyakit degeneratif yang paling banyak dialami oleh lanjut usia (lansia) dan menjadi faktor risiko utama berbagai komplikasi serius seperti stroke, penyakit jantung, dan gagal ginjal. Rendahnya pengetahuan lansia mengenai pengelolaan hipertensi serta ketergantungan pada terapi farmakologis menjadi permasalahan yang ditemukan di Dusun III Desa Medan Estate. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan lansia tentang hipertensi serta memperkenalkan teknik Relaksasi Otot Progresif (Progressive Muscle Relaxation/PMR) sebagai terapi nonfarmakologis untuk membantu mengendalikan tekanan darah. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan, demonstrasi, dan praktik langsung PMR dengan pendekatan pre-test dan post-test. Kegiatan diikuti oleh 10 orang lansia penderita hipertensi. Evaluasi dilakukan melalui pengukuran tekanan darah sebelum dan sesudah intervensi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai hipertensi, pola makan rendah garam, dan pentingnya kepatuhan minum obat. Selain itu, terjadi penurunan rerata tekanan darah dari 155/93,5 mmHg sebelum intervensi menjadi 145,5/88 mmHg setelah pelaksanaan PMR. Rerata penurunan tekanan darah sistolik sebesar 9,5 mmHg dan diastolik sebesar 5,5 mmHg. Hasil ini menunjukkan bahwa penyuluhan kesehatan yang dikombinasikan dengan latihan relaksasi otot progresif efektif meningkatkan pengetahuan lansia serta membantu menurunkan tekanan darah sebagai terapi pendamping yang aman, mudah, dan dapat dilakukan secara mandiri.
References
American Heart Association (AHA). (2020). Understanding Blood Pressure Readings. Hypertension Journal, 75(2), 434-441.
Basri, M., Rahmatia, S., & Na, K. B. (2020). Relaksasi Otot Progresif Menurunkan Tekanan Darah Pasien Hipertensi. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada
Brunner & Suddarth. (2018). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah (Edisi 12). Jakarta: EGC.
James, P. A., Oparil, S., Carter, B. L., Cushman, W. C., Dennison-Himmelfarb, C., Handler, J., ... & Ortiz, E. (2014). 2014 Evidence-Based Guideline for the Management of High Blood Pressure in Adults: Report from the Panel Members Appointed to the Eighth Joint National Committee (JNC 8). JAMA, 311(5), 507-520.
Kementerian Kesehatan RI. (2019). Laporan Nasional Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kemenkes RI.
Kozier, B., Erb, G., Berman, A., & Snyder, S. J. (2016). Buku Ajar Fundamental Keperawatan: Konsep, Proses, & Praktik (Edisi 7). Jakarta: EGC.
Potter, P. A., & Perry, A. G. (2019). Fundamentals of Nursing: Keperawatan Dasar (Edisi 9). Singapura: Elsevier.
Pudiastuti, R. D. (2013). Penyakit Pemicu Stroke: Dilengkapi dengan SOP Relaksasi. Yogyakarta: Nuha Medika
Smeltzer, S. C. (2017). Bare & Smeltzer’s Textbook of Medical-Surgical Nursing. Philadelphia: Lippincott Williams & Wilkins.
Soares, A. P. (2018). Konsep Lansia dan Proses Menua. Jurnal Ilmiah Keperawatan
World Health Organization (WHO). (2023). Global Report on Hypertension: The race against a silent killer. Geneva: World Health Organization
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Widyawati Widyawati, Eriyani, Nurhaida

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
