Analisis Faktor-Faktor Daya Saing Memengaruhi Pendapatan UMKM Toko Kelontong di Kota Binjai
DOI:
https://doi.org/10.47709/jumansi.v8i2.9619Keywords:
Exploratory Factor Analysis; Daya Saing; Pendapatan UMKM; Ritel; Toko Kelontong.Abstract
Latar belakang: UMKM memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia, termasuk toko kelontong sebagai ritel tradisional. Namun, persaingan dengan minimarket modern yang menawarkan harga lebih kompetitif dan pelayanan lebih baik menurunkan daya saing serta pendapatan usaha.
Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori. Penelitian dilakukan pada tahun 2026 di Kelurahan Cengkeh Turi, Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai. Populasi penelitian adalah seluruh pemilik UMKM toko kelontong yang berjumlah 233 unit usaha. Sampel penelitian sebanyak 147 responden ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 5%. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada responden. Analisis data dilakukan menggunakan Exploratory Factor Analysis (EFA) untuk menguji konstruk faktor daya saing serta regresi linier berganda untuk menganalisis pengaruh variabel daya saing terhadap pendapatan UMKM.
Hasil penelitian: Faktor-faktor yang dianalisis meliputi harga, modal usaha, lama usaha, kualitas produk, tenaga kerja, ketersediaan atau stok barang, dan pelayanan. Hasil EFA menunjukkan ketersediaan/stok barang, modal, dan tenaga kerja sebagai faktor yang memengaruhi karena memiliki factor loading tertinggi. Secara parsial, modal dan tenaga kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan usaha, sedangkan ketersediaan/stok barang tidak berpengaruh signifikan. Tenaga kerja menjadi variabel yang paling berpengaruh. Secara simultan ketersediaan/stok barang, modal, dan tenaga kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan UMKM toko kelontong.
Kesimpulan: Daya saing internal terutama pada modal dan tenaga kerja memiliki peran penting dalam meningkatkan pendapatan UMKM toko kelontong. Penelitian berkontribusi dalam menyediaan bukti empiris mengenai faktor daya saing internal yang paling menentukan peningkatan pendapatan UMKM toko kelontong, khususnya peran dominan modal dan tenaga kerja, sehingga dapat menjadi dasar bagi perumusan strategi pengembangan usaha serta kebijakan pemberdayaan UMKM di tingkat lokal.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Diva Amanda Putri, Annisa Ilmi Faried, Ahmad Fadlan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.




