Islamic Corporate Governance dan Kecurangan Laporan Keuangan pada Bank Syariah di Indonesia: Analisis Konten
DOI:
https://doi.org/10.47709/jebma.v4i1.3591Keywords:
Bank Syariah, Islamic Corporate Governance, Kecurangan Laporan Keuangan, Otoritas Jasa KeuanganAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menemukan bukti empiris pengaruh Islamic Corporate Governance terhadap kecurangan laporan keuangan pada Bank Syariah di Indonesia. Islamic Corporate Governance diproksikan dalam analisis konten yang dijadikan sebagai 6 variabel independen antara lain dewan pengawas syariah, dewan komisaris, dewan direksi, dewan komite, pengendalian internal dan manajemen risiko. Penelitian ini menggunakan populasi pada Bank Syariah yang terdaftar pada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode 2010-2020 dengan menggunakan teknik purposive sampling yaitu pemilihan sampel pada Bank Syariah yang konsisten mempublikasikan laporan tahunan yang memuat laporan Corporate Governance sebanyak 99 sampel. Data penelitian menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan yang memuat laporan corporate governance. Analisis data penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda dengan pendekatan Structural Equation Model (SEM) melalui software WarpPLS 3.0. Hasil penelitian ini menemukan bahwa dewan pengawas syariah berpengaruh terhadap kecurangan laporan keuangan pada Bank Syariah, sedangkan pada variabel lain seperti dewan komisaris, dewan direksi, dewan komite, pengendalian internal dan manajemen risiko terbukti tidak mempengaruhi kecurangan laporan keuangan pada Bank Syariah. Diharapkan hasil penelitian ini mampu menjadi acuan dalam memprediksi dan mendeteksi secara dini faktor yang memicu ataupun mencegah kecurangan khususnya pada laporan keuangan.
References
Abdullah, M. A. (2010). Corporate Governance: Perbankan Syariah di Indonesia. Ar-Ruzz Media.
ACFE. (2020). Survei Fraud Indonesia. Association of Certified Fraud Examiners, 53(9), 1689–1699.
Amin, A., Pagalung, G., & Kara, M. H. (2022). Kecurangan?: Antara Ketaatan Syariah Dan Tata Kelola. Manajemen, Ekonomi, Dan Akuntansi, 6(1), 2022. https://finansial.bisnis.com/2019
Angelina & Chariri. (2022). Pengaruh Proporsi Dewan Komisaris Independen , Terhadap Kecurangan Laporan Keuangan. Diponegoro Journal of Accounting, 11, 1–13.
Anugerah, R. (2014). Peranan Good Corporate Governance Dalam Pencegahan Fraud. Jurnal Akuntansi, 3(1), 101–113.
Baidok, W., & Septiarini, D. F. (2017). Pengaruh Dewan Komisaris, Komposisi Dewan Komisaris Independen, Dewan Pengawas Syariah, Frekuensi Rapat Dewan Komisaris Syariah, Dan Frekuensi Rapat Komite Audit Terhadap Pengungkapan Indeks Islamic Social Reporting Pada Bank Umum Syariah Periode 2010-201. Jurnal Ekonomi Syariah Teori Dan Terapan, 3(12), 1020. https://doi.org/10.20473/vol3iss201612pp1020-1034
Bedrad, J., Chtourou, SM., & Coourteau, L. (2004). The Effect of Audit Committee Expertise, Independence, and Activity on Aggresive Earning Management. Auditing: A Journal of Practice and Theory, 23(2), 13–35.
Charles, P.A , Chariri, A. (2013). Analisis Pengaruh Islamic Corporate Governance terhadap Corporate Social Responsibility (Studi kasus pada Bank Syariah di Indonesia). Dipenogoro Journal Of Accounting, 2(1), 168–182. https://doi.org/10.15408/ess.v5i1.2338
Darmadi, S. (2013). Corporate governance disclosure in the annual report: An exploratory study on Indonesian Islamic banks. Humanomics, 29(1), 4–23.
Davidson, Stewart & Kent, P. (2005). Internal Governance Structures and Earning Management. Accounting and Finance, 45, 241–267.
Falikhatun, & Assegaf, Y. U. (2012). CBAM-FE Bank Syariah Di Indonesia?: Ketaatan Pada Prinsip-. Proceedings of Conference In Business, Accounting and Management (CBAM) 2012, 1(1), 245–254. http://jurnal.unissula.ac.id/index.php/cbam/article/view/137/113
Maradita, A. (2014). Yuridika?: majalah Fakultas Hukum Universitas Airlangga. Yuridika, 32(3), 379–392. https://e-journal.unair.ac.id/YDK/article/view/4790/pdf_1
Milenia, H. F., Pratiwi, S. S., Syafei, A. W., & Rahmi, A. N. (2022). Analysis of the Effect of Sharia Compliance and Islamic Corporate Governance on Fraud in Islamic Banks in Indonesia 2017-2019. Asia Pacific Fraud Journal, 6(2), 223. https://doi.org/10.21532/apfjournal.v6i2.214
Najib, H., & Rini. (2016). Pengaruh Sharia Compliance Dan Islamic Corporate Governance Terhadap Fraud Pada Pengaruh Sharia Compliance Dan Islamic Corporate Governance Terhadap Fraud Pada Bank Syariah. Jurnal Akuntansi Dan Keuangan Islam, 4(2), 131–146.
Restuningdiah. (2011). Pengaruh Karakteristik Dewan Komisaris Independen, Komite Audit, Internal Audit, Dan Risk Management Committee Terhadap Manajemen Laba. Jurnal Keuangan Dan Perbankan, 15(3), 351–362. http://repository.unim.ac.id/id/eprint/1180
Salleh, S. M., & Othman, R. (2016). Board of Director’s Attributes as Deterrence to Corporate Fraud. Procedia Economics and Finance, 35(16), 82–91. https://doi.org/10.1016/s2212-5671(16)00012-5
Sholihin, M., & Ratmono, D. (2013). Analisis SEM-PLS dengan Warp PLS 3.0 Untuk Hubungan Nonlinier Dalam Penelitian Sosial dan Bisnis. ANDI Yogyakarta.
Susila, A.H. (2019). Good Corporate Governance Bank Syariah di Indonesia. Iqtishodiyah?: Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Islam, 5(2), 1–17. https://doi.org/10.36835/iqtishodiyah.v5i2.94
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Astia Putriana, M. Riduan Abdillah, Gati Anjaswari, Yuli Fitriyani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
