Kecemasan Peserta Didik Kelas Inklusif terhadap Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar
DOI:
https://doi.org/10.47709/ejim.v4i2.5063Keywords:
kecemasan, kelas berkebutuhan khusus, merdeka belajarAbstract
Penulisan artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi adanya kecemasan peserta didik pada kelas inklusif terhadap Kurikulum Merdeka Belajar. Kurikulum Merdeka Belajar seyogyanya menjadi sarana bagi peserta didik guna mengembangkan potensi yang dimiliki khususnya bagi kelas inklusif maupun berkebutuhan khusus. Hadirnya pembelajaran di luar kelas dalam Kurikulum Merdeka Belajar mampu menciptakan suasana kelas yang variatif. Namun, apabila jadwal pembelajaran di luar kelas terlalu lama, maka dapat menimbulkan kecemasan pada diri peserta didik. Kecemasan dapat memotivasi peserta didik untuk memaksimalkan hasil belajarnya. Namun, kecemasan yang berlebihan dapat mempengaruhi peserta didik dalam belajar. Metode pengumpulan data yang digunakan didasarkan pada kebutuhan penelitian sehingga menggunakan dua jenis metode, yaitu metode kualitatif dan metode kuantitatif. Metode kualitatif digunakan untuk untuk menjelaskan fenomena dengan mendalam yang diperkuat dengan data kuantitatif untuk mengukur tingkat kecemasan peserta didik dalam penerapan Kurikulum Merdeka Belajar. Dari hasil pengamatan didapatkan bahwa tingkat kecemasan
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Dinda Assalia Avero Pramasheilla, Sherin Adelia Avero Vanacova, Lusi Handayani, Yhovy Hendricasri Utami

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.







